Persebaya Dilirik Belasan Calon Sponsor
Laga
Persebaya Surabaya kontra tim Liga Primer Inggris Queens Park Rangers
(QPR) membawa keuntungan lebih bagi Bajul Ijo. Tak hanya menjadi
hiburan bagi fans yang hadir di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya,
tadi malam, tapi juga menarik puluhan investor untuk menggandeng klub
kebanggaan masyarakat Surabaya itu.
CEO Persebaya Gede Widiade mengatakan,terdapat sekitar 20 calon
investor Persebaya yang ikut menyaksikan laga bergengsi itu. Kedatangan
mereka tak sekadar undangan, tapi juga ingin melihat langsung gairah
sepakbola di Surabaya sebelum memutuskan menjadi sponsor Bajul Ijo.
“Laga ini menjadi salah satu pertimbangan investor sebelum membuat
keputusan,“ ucap Gede. Investor yang datang ke stadion bukan hanya
kelas lokal, tercatat 15 pengusaha asal Jakarta.
Sementara lima lainnya merupakan pengusaha asal Surabaya. “Yang hadir
bukan orang sembarangan. Tapi, top level di masing-masing perusahaan.
Salah satu calon investor yang tertarik membiayai Persebaya adalah
Springhill, perusahaan asal Swiss yang bergerak di bidang properti. CEO
Springhill ikut menyaksikan pertandingan. Ini menjadi pertanda baik
untuk Persebaya musim depan,“ kata pemilik klub internal PS
Rheza-Mahasiswa ini.
Selain dihadiri pengusaha Jakarta dan Surabaya, bos QPR sekaligus
AirAsia Tony Fernandes juga ikut menyaksikan pertandingan. Bahkan, pria
yang menguasai QPR sejak musim lalu itu sudah tiba di Surabaya sejak
Minggu (22/7) malam. Bukan tidak mungkin, AirAsia juga tertarik menjadi
sponsor Persebaya seperti di QPR. Apalagi, sebelumnya, Presiden
Direktur AirAsia Indonesia Dharmadi sempat mengatakan peluang Persebaya
mendapatkan sponsor dari AirAsia cukup terbuka.
“Kesempatan itu tetap ada. Dengan dipilihnya Surabaya, menunjukkan
bahwa Tony sangat antusias melihat sepakbola Kota Surabaya,” ucapnya.
Melihat sejarah, Persebaya pernah mendapatkan sponsor kelas kakap.
Salah satunya adalah perusahaan bola lampu asal Belanda Philips pada
musim 1996/1997. Philips merupakan sponsor utama klub papan atas Liga
Belanda PSV Eindhoven.
Sayang, kerja sama itu tidak berlangsung lama. Selain berpeluang
kembali mendapatkan sponsor kelas kakap, Persebaya ternyata sudah
mendapatkan sponsor baru. Namun, khusus untuk laga Persebaya melawan
QPR, yakni Metro Pantai Indah Kapuk dan Metro Tanah Abang. Selama masa
persiapan menghadapi QPR, Erol Iba dkk kerap memakai kostum bertuliskan
perusahaan properti asal Jakarta itu. Tak heran jika nama Persebaya
menarik perhatian sponsor.
Maklum,selain punya basis ribuan suporter di berbagai daerah, nama
Persebaya juga menjadi perhatian media,baik lokal maupun internasional.
Laga Persebaya melawan QPR yang berakhir 2-1 untuk kemenangan QPR,
misalnya, selain disiarkan live RCTI, juga diliput ratusan media,
termasuk dari Korea Selatan dan Inggris.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar